Insights

Beda Pasal 50A UU P2SK (terkait Patriot Bond dan Merah Putih Bond) vs Tax Amnesty

Perbedaan mendasar antara Pasal 50A UU P2SK (terkait Patriot Bond dan Merah Putih Bond) dengan Tax Amnesty terletak pada cakupan perlindungannya. Tax Amnesty memberikan pengampunan menyeluruh atas kewajiban pajak masa lalu, sementara Pasal 50A hanya memberikan perlindungan terbatas pada dana yang spesifik diinvestasikan ke dalam surat utang tersebut. Perbandingan detail kedua kebijakan tersebut: Dasar Hukum …

Beda Pasal 50A UU P2SK (terkait Patriot Bond dan Merah Putih Bond) vs Tax Amnesty Read More »

Simpanan valuta asing (valas) di perbankan Indonesia

Simpanan valuta asing (valas) di perbankan Indonesia mengalami lonjakan signifikan pada Mei 2026, didorong oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang mendorong nasabah ritel dan korporasi untuk mengalihkan dananya ke instrumen berbasis mata uang asing. Total Simpanan Valas per Mei 2026, simpanan valas tercatat sebesar Rp 1.714,7 triliun, naik 7,1% (Rp 114,4 triliun) dibandingkan bulan sebelumnya. …

Simpanan valuta asing (valas) di perbankan Indonesia Read More »

MSCI: Indonesia di Freeze tapi India kenapa tidak di Freeze?

Mengapa Indonesia di-freeze (dibekukan) oleh MSCI, sedangkan India tidak, berdasarkan konteks laporan MSCI 2026 dan peristiwa terkini. Inti Perbedaannya: Masalah “Data” vs. Masalah “Prosedur” Indonesia di-freeze karena MSCI meragukan keakuratan data pasar itu sendiri, sedangkan India tidak di-freeze karena meskipun birokrasinya rumit, data pasar India masih dianggap kredibel dan dapat dipercaya. Pada 27 Januari 2026, …

MSCI: Indonesia di Freeze tapi India kenapa tidak di Freeze? Read More »

Round-tripping capital

Round-tripping capital adalah praktik keuangan di mana dana dialihkan keluar dari suatu negara, seringkali ke yurisdiksi dengan pajak rendah atau kerahasiaan tinggi, dan kemudian dikembalikan sebagai investasi “asing” ke negara asal. Secara umum, praktik ini melibatkan tiga fase: 1. Transfer ke Luar Negeri: Perusahaan atau warga negara di Negara A mengirim modal ke Negara B …

Round-tripping capital Read More »

Efek Sinergis: meredanya konflik USA-Iran dan naiknya BI rate ke 5,5%

Pada periode yang sama, ada dua kekuatan besar yang memengaruhi pasar Indonesia, dan menariknya, kedua kekuatan ini justru saling menguatkan untuk menghasilkan efek positif pada Rupiah dan IHSG. Dampak 1: Geopolitik AS-Iran Mereda (Efek pada Fundamental Ekonomi) Pada Juni 2026, prospek perdamaian AS-Iran mulai terbukti secara nyata. Kabar damai ini langsung membuat harga minyak global …

Efek Sinergis: meredanya konflik USA-Iran dan naiknya BI rate ke 5,5% Read More »

Krisis Kepercayaan berujung runtuhnya Rupiah dan IHSG

Krisis Kepercayaan berujung runtuhnya Rupiah dan IHSG 1. MSCI FREEZE – Pukulan Awal dari Indeks Global Pada akhir Januari 2026, MSCI secara resmi membekukan (freeze) perubahan indeks untuk saham-saham Indonesia. Alasan: transparansi rendah dan persentase saham beredar (free float) terlalu kecil. Dampak langsung: · IHSG anjlok 7,4% dalam satu hari, nilai pasar terkikis sekitar US$ …

Krisis Kepercayaan berujung runtuhnya Rupiah dan IHSG Read More »

Krisis Moneter jika Rupiah melemah ke level 32.300?

Cadangan devisa Indonesia turun ke USD 144,9 miliar per Mei 2026, lebih rendah dibandingkan posisi pada Akhir April 2026 sebesar USD 146,2 miliar artinya BI intervensi sebesar USD 1,3 miliar dalam sebulan. Cadangan Devisa: Des 2025 USD 156,47 miliar, Mei 2026 USD 144,89 miliar, artinya sudah keluar USD 11,58 miliar buat intervensi Rupiah, itu setara …

Krisis Moneter jika Rupiah melemah ke level 32.300? Read More »

Belajar dari Turki: Menaikkan Suku Bunga namun Lira malah terkoreksi dalam

Pengalaman Turki menjadi contoh penting bahwa menaikkan suku bunga saja tidak cukup untuk menarik modal asing jika masalah fundamental lainnya tidak terselesaikan. Kasus ini menunjukkan investor tidak hanya mengejar imbal hasil tinggi dari suku bunga, tetapi juga menuntut stabilitas dan kepastian. Faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan ini: Krisis Kepercayaan Akibat Intervensi Politik: Ini adalah akar masalahnya. …

Belajar dari Turki: Menaikkan Suku Bunga namun Lira malah terkoreksi dalam Read More »

The FED: Kebijakan “higher for longer”

Situasi The Fed saat ini adalah sumber utama gejolak yang membebani Rupiah. Kebijakan “higher for longer” serta potensi kenaikan suku bunga tambahan membuat dolar AS tetap perkasa, sekaligus mempersempit ruang gerak Bank Indonesia (BI) dalam menstabilkan nilai tukar. Kebijakan Moneter The Fed Saat Ini Posisi Suku Bunga: Federal Reserve (The Fed) saat ini mempertahankan suku …

The FED: Kebijakan “higher for longer” Read More »

Bank Indonesia: “A head of the curve” & “Behind the curve”

“A head of the curve” dalam konteks inflasi adalah strategi bank sentral (seperti Bank Indonesia/BI) untuk bertindak cepat dan antisipatif, menaikkan suku bunga sebelum inflasi benar-benar melonjak (preemptive strike). Tujuannya untuk mengamankan ekspektasi inflasi dan mencegah kerusakan ekonomi yang lebih parah. Strategi ini berlawanan dengan “behind the curve” (terlambat) di mana bank sentral bereaksi setelah …

Bank Indonesia: “A head of the curve” & “Behind the curve” Read More »