Insights

Dampak kenaikan Fed Rate terhadap Indonesia

Kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 bps menjadi 4% akan memberikan tekanan signifikan pada perekonomian Indonesia, terutama melalui pelemahan Rupiah, arus modal keluar (capital outflow), dan tekanan pada pasar keuangan domestik. Dampaknya tidak serta-merta menaikkan suku bunga bank di Indonesia, tetapi menjalar melalui mekanisme pasar global. Tekanan pada Nilai Tukar Rupiah Rupiah adalah aset …

Dampak kenaikan Fed Rate terhadap Indonesia Read More »

Apa itu Three-headed monster? Yield Obligasi, Minyak mentah, USD

Istilah “Three-Headed Monster” (Monster Berkepala Tiga) adalah metafora populer di pasar keuangan untuk menggambarkan kombinasi tiga faktor ekonomi yang, jika bergerak bersamaan ke arah yang merugikan, dapat menekan pasar saham dan memicu volatilitas tinggi. Konsep ini bukanlah satu definisi tunggal, melainkan beberapa varian yang berbeda tergantung konteksnya: 1. Varian Klasik: Yield Obligasi, Minyak Mentah, dan …

Apa itu Three-headed monster? Yield Obligasi, Minyak mentah, USD Read More »

Dampak terhadap IHSG atas naiknya Yield 10Y US treasury dan Brent Oil

Kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) tenor 10 tahun ke level 4,9% dan harga minyak Brent ke level USD 108 per barel akan menciptakan tekanan berlapis yang signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kedua faktor ini bekerja melalui jalur yang saling memperkuat, mulai dari arus modal, nilai tukar, hingga ekspektasi inflasi …

Dampak terhadap IHSG atas naiknya Yield 10Y US treasury dan Brent Oil Read More »

Fiscal Dominance

Saat ini ekonomi berada di fase transisi yang rapuh—belum resesi, belum stagflasi penuh, tetapi kombinasi supply shock dan fiscal drag mulai membentuk lingkungan makro yang “tidak nyaman” atau dengan kata lain late-cycle reflation dengan risiko bergeser ke stagflationary & fiscal-dominance. 1. Mengapa disebut “Late-Cycle Reflation“? Saat ini, pertumbuhan global (khususnya AS) masih positif, didorong oleh …

Fiscal Dominance Read More »

Beda Pasal 50A UU P2SK (terkait Patriot Bond dan Merah Putih Bond) vs Tax Amnesty

Perbedaan mendasar antara Pasal 50A UU P2SK (terkait Patriot Bond dan Merah Putih Bond) dengan Tax Amnesty terletak pada cakupan perlindungannya. Tax Amnesty memberikan pengampunan menyeluruh atas kewajiban pajak masa lalu, sementara Pasal 50A hanya memberikan perlindungan terbatas pada dana yang spesifik diinvestasikan ke dalam surat utang tersebut. Perbandingan detail kedua kebijakan tersebut: Dasar Hukum …

Beda Pasal 50A UU P2SK (terkait Patriot Bond dan Merah Putih Bond) vs Tax Amnesty Read More »

Simpanan valuta asing (valas) di perbankan Indonesia

Simpanan valuta asing (valas) di perbankan Indonesia mengalami lonjakan signifikan pada Mei 2026, didorong oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang mendorong nasabah ritel dan korporasi untuk mengalihkan dananya ke instrumen berbasis mata uang asing. Total Simpanan Valas per Mei 2026, simpanan valas tercatat sebesar Rp 1.714,7 triliun, naik 7,1% (Rp 114,4 triliun) dibandingkan bulan sebelumnya. …

Simpanan valuta asing (valas) di perbankan Indonesia Read More »

MSCI: Indonesia di Freeze tapi India kenapa tidak di Freeze?

Mengapa Indonesia di-freeze (dibekukan) oleh MSCI, sedangkan India tidak, berdasarkan konteks laporan MSCI 2026 dan peristiwa terkini. Inti Perbedaannya: Masalah “Data” vs. Masalah “Prosedur” Indonesia di-freeze karena MSCI meragukan keakuratan data pasar itu sendiri, sedangkan India tidak di-freeze karena meskipun birokrasinya rumit, data pasar India masih dianggap kredibel dan dapat dipercaya. Pada 27 Januari 2026, …

MSCI: Indonesia di Freeze tapi India kenapa tidak di Freeze? Read More »

Round-tripping capital

Round-tripping capital adalah praktik keuangan di mana dana dialihkan keluar dari suatu negara, seringkali ke yurisdiksi dengan pajak rendah atau kerahasiaan tinggi, dan kemudian dikembalikan sebagai investasi “asing” ke negara asal. Secara umum, praktik ini melibatkan tiga fase: 1. Transfer ke Luar Negeri: Perusahaan atau warga negara di Negara A mengirim modal ke Negara B …

Round-tripping capital Read More »

Efek Sinergis: meredanya konflik USA-Iran dan naiknya BI rate ke 5,5%

Pada periode yang sama, ada dua kekuatan besar yang memengaruhi pasar Indonesia, dan menariknya, kedua kekuatan ini justru saling menguatkan untuk menghasilkan efek positif pada Rupiah dan IHSG. Dampak 1: Geopolitik AS-Iran Mereda (Efek pada Fundamental Ekonomi) Pada Juni 2026, prospek perdamaian AS-Iran mulai terbukti secara nyata. Kabar damai ini langsung membuat harga minyak global …

Efek Sinergis: meredanya konflik USA-Iran dan naiknya BI rate ke 5,5% Read More »

Krisis Kepercayaan berujung runtuhnya Rupiah dan IHSG

Krisis Kepercayaan berujung runtuhnya Rupiah dan IHSG 1. MSCI FREEZE – Pukulan Awal dari Indeks Global Pada akhir Januari 2026, MSCI secara resmi membekukan (freeze) perubahan indeks untuk saham-saham Indonesia. Alasan: transparansi rendah dan persentase saham beredar (free float) terlalu kecil. Dampak langsung: · IHSG anjlok 7,4% dalam satu hari, nilai pasar terkikis sekitar US$ …

Krisis Kepercayaan berujung runtuhnya Rupiah dan IHSG Read More »