Admin

MSCI: Dampak pembekuan

  Langkah MSCI ini merupakan intervensi teknis yang cukup signifikan bagi pasar modal Indonesia. Secara garis besar, MSCI sedang melakukan “pembekuan status quo“, yang berarti saham-saham yang ada di Bursa tidak akan mendapatkan peningkatan bobot atau promosi kelas untuk sementara waktu, terlepas dari seberapa baik kinerjanya atau besarnya aksi korporasi yang dilakukan. ​Berikut analisis dampak …

MSCI: Dampak pembekuan Read More »

BI meredam pelemahan Rupiah

Bank Indonesia (BI) saat ini menghadapi pelemahan Rupiah dengan strategi yang cermat, berfokus pada menjaga stabilitas tanpa mengganggu pertumbuhan ekonomi. Berikut ini langkah-langkah utama yang diambil BI beserta faktor yang mempengaruhi keputusan mereka. Strategi Utama BI Menghadapi Pelemahan Rupiah Strategi BI berfokus pada kombinasi kebijakan suku bunga dan intervensi pasar yang terukur: Menahan Suku Bunga …

BI meredam pelemahan Rupiah Read More »

Monetary Authority of Singapore dan Bank Indonesia

Perbedaan struktural antara Monetary Authority of Singapore (MAS) dan Bank Indonesia (BI) memang sangat mendasar, terutama dalam pendekatan kebijakan moneter. Perbedaan ini berakar pada perbedaan ekonomi dan mandat kedua negara. Singkatnya, MAS mengelola nilai tukar dolar Singapura, sedangkan BI menggunakan suku bunga sebagai instrumen utamanya untuk mengendalikan inflasi dan nilai rupiah. BI vs MAS Monetary …

Monetary Authority of Singapore dan Bank Indonesia Read More »

Yield SBN dan CDS SBN

Kenaikan yield SBN 10 tahun dan CDS dalam beberapa pekan terakhir terutama didorong oleh faktor eksternal (global) yang menyebabkan rupiah melemah, serta adanya kekhawatiran terhadap kondisi fiskal dalam negeri. Pergerakan kedua indikator ini umumnya berhubungan erat karena mencerminkan risiko yang serupa. Hubungan Yield SBN dan CDS Yield SBN adalah imbal hasil yang diminta investor untuk …

Yield SBN dan CDS SBN Read More »

Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia

Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia menekankan bahwa pembelian SBN di pasar sekunder oleh Bank Indonesia (BI) akan tetap berjalan, namun dilakukan secara fleksibel berdasarkan kebutuhan pasar, bukan sebagai bagian dari skema burden sharing yang bersifat permanen. Pandangan Thomas Djiwandono tentang Pembelian SBN Dari pernyataannya di DPR, posisi Thomas dapat diringkas sebagai berikut: Kebijakan …

Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia Read More »

MSCI: potensi dana pasif asing keluar USD 2 M – 2,3 M

Sahamdaily – 26 Jan 2026 Revisi metodologi MSCI diperkirakan memicu arus keluar dana pasif asing sebesar USD 2 miliar – 2.3 miliar  (kisaran Rp 33 Triliun – 38 Triliun) dari pasar saham Indonesia, dengan potensi dana dialihkan ke China, Taiwan, dan India sebagai tujuan utama dana yang mengalir keluar. Potensi Dampak bagi Pasar Indonesia Pasar …

MSCI: potensi dana pasif asing keluar USD 2 M – 2,3 M Read More »

Aksi Jual neto Investor Asing Rp 5,96 Triliun di Pekan ketiga Januari 2026

IHSG memang berhasil capai rekor tertinggi baru pada 19 Januari, namun arus modal berubah menjadi negatif di pekan yang sama. Berikut rincian terkait aksi jual neto investor asing senilai Rp 5,96 triliun di pasar saham, SBN (Surat Berharga Negara), dan SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia) yang terjadi pada 19-22 Januari 2026 . Rincian Aksi Jual …

Aksi Jual neto Investor Asing Rp 5,96 Triliun di Pekan ketiga Januari 2026 Read More »

Perubahan metodologi perhitungan free float MSCI

Sahamdaily-24 Januari 2026 Perubahan metodologi perhitungan free float MSCI diperkirakan berdampak negatif pada saham yang kepemilikan sahamnya terkonsentrasi pada pemegang saham strategis, seperti konglomerasi, institusi, atau kepemilikan korporasi besar. Kategori kepemilikan ini mungkin akan dikeluarkan dari perhitungan free float MSCI yang baru, sehingga bobot (weight) saham dalam indeks dapat dipangkas dan memicu aksi jual dana …

Perubahan metodologi perhitungan free float MSCI Read More »

IHSG Koreksi tiga hari berturut-turut

Sahamdaily-23 Januari 2026 IHSG terkoreksi tiga hari berturut-turut dari tanggal 21-23 Januari 2026 dipicu oleh kombinasi sentimen domestik yang tajam dan tekanan global, terjadi setelah indeks mencetak rekor tertinggi yang memicu aksi ambil untung massal. Penyebab Utama Koreksi IHSG 21-23 Januari 2026 Berikut analisis faktor-faktor kunci yang memicu pelemahan: Faktor Domestik · Aksi Ambil Untung …

IHSG Koreksi tiga hari berturut-turut Read More »

Kemungkinan Rio Tinto & Glencore akan merger

Rio Tinto dan Glencore telah mengkonfirmasi pada 8-12 Januari 2026 bahwa mereka sedang dalam “diskusi awal” mengenai kemungkinan penggabungan sebagian atau seluruh bisnis mereka, yang bisa menjadi transaksi terbesar dalam sejarah industri pertambangan. Jika merger berhasil, ini akan melahirkan perusahaan tambang terbesar di dunia melampaui BHP. Berikut ringkasan detail kunci dari rencana tersebut: Status Proposal: …

Kemungkinan Rio Tinto & Glencore akan merger Read More »