Sahamdaily – 26 Jan 2026
Revisi metodologi MSCI diperkirakan memicu arus keluar dana pasif asing sebesar USD 2 miliar – 2.3 miliar (kisaran Rp 33 Triliun – 38 Triliun) dari pasar saham Indonesia, dengan potensi dana dialihkan ke China, Taiwan, dan India sebagai tujuan utama dana yang mengalir keluar.
Potensi Dampak bagi Pasar Indonesia
Pasar saham Indonesia sangat terdampak karena rata-rata free float (saham yang beredar bebas) sudah terendah di Asia. Jika metodologi baru menunjukkan angka yang lebih rendah, bobot saham Indonesia dalam indeks MSCI akan dipotong, memaksa dana pasif global (seperti ETF) untuk menjual.
Tujuan Aliran Dana Keluar (berdasarkan proyeksi Goldman Sachs):
· China: USD 510 juta
· Taiwan: USD 420 juta
· India: USD 290 juta
· Korea Selatan: USD 290 juta
Dana cenderung mengalir ke pasar ekuitas besar yang likuid di kawasan yang memiliki bobot signifikan dalam indeks Emerging Markets MSCI.
Saham-saham yang Diproyeksikan Paling Terdampak: Berdasarkan analisis dan simulasi MSCI, sejumlah emiten besar Indonesia diperkirakan mengalami arus keluar dana pasif terbesar.
BBCA (Bank Central Asia): Diproyeksi mengalami arus keluar terbesar, dengan Foreign Inclusion Factor (FIF) berpotensi turun dari 0.45 menjadi 0.325.
Saham Konglomerasi: Saham dengan kepemilikan terkonsentrasi pada pengendali atau grup korporasi lain, seperti BRPT, TPIA, CUAN, BREN, PTRO (Group Prajogo Pangestu)
Regulator:
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana meningkatkan batas minimum free float menjadi 10-15% (dari 7.5% saat ini) dengan target jangka panjang 25%.
Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah berkomunikasi intensif dengan MSCI dan bekerja sama dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk menyediakan data kepemilikan saham yang lebih transparan dan akurat, guna menghindari perhitungan yang tidak adil.
Timeline:
Jan 2026: MSCI mengumumkan hasil konsultasi publik dan keputusannya pada 30 Januari 2026.
Mei 2026: Jika perubahan disetujui, implementasi efektif akan berlaku pada peninjauan indeks MSCI bulan Mei 2026.
@Sahamdaily
Jika ingin berlangganan artikel karya Saham Daily edisi BULETIN dan CIRCULAR, klik link di bawah ini atau Whatsapp ke 085737186163
Langganan Saham Daily Services: Buletin, Circular, Database & Info Saham Terkini