IHSG Koreksi tiga hari berturut-turut

Sahamdaily-23 Januari 2026

IHSG terkoreksi tiga hari berturut-turut dari tanggal 21-23 Januari 2026 dipicu oleh kombinasi sentimen domestik yang tajam dan tekanan global, terjadi setelah indeks mencetak rekor tertinggi yang memicu aksi ambil untung massal.

Penyebab Utama Koreksi IHSG 21-23 Januari 2026

Berikut analisis faktor-faktor kunci yang memicu pelemahan:

Faktor Domestik

· Aksi Ambil Untung & Kondisi Teknis Pasar: IHSG baru saja mencapai level rekor tertinggi sepanjang masa sebelum 21 Januari. Hal ini memicu aksi ambil untung (profit taking) yang luas, terutama dari investor asing. Kondisi teknis seperti stochastic RSI yang ada di area jenuh beli (overbought) juga menunjukkan sinyal koreksi.

· Kebijakan Pemerintah: Keputusan pemerintah untuk mencabut izin usaha 28 perusahaan di sektor kehutanan, perkebunan, energi, dan pertambangan pada 21 Januari menjadi sentimen negatif spesifik. Saham-saham Grup Astra (seperti UNTR dan ASII) yang terdampak kebijakan ini pun menjadi pemberat utama IHSG.

· Kekhawatiran Fiskal: Isu potensi pelebaran defisit APBN di atas 3% turut menjadi beban sentimen.

· Peran Bank Indonesia (BI): Keputusan BI pada 21 Januari untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI 7-Day RR) di level 4.75% dinilai belum cukup menjadi katalis positif. Fokus BI saat itu lebih pada menjaga stabilitas Rupiah di tengah gejolak global.

Faktor Eksternal

· Ketegangan Perdagangan Global: Ancaman tarif impor baru dari Presiden AS Donald Trump terhadap sejumlah negara Eropa meningkatkan ketidakpastian global dan menekan pasar ekuitas di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

· Pelemahan Pasar Global: Pada 21 Januari, pasar saham AS (Dow Jones, S&P 500, Nasdaq) mengalami penurunan terburuk dalam tiga bulan. Pasar saham Asia-Pasifik, termasuk Jepang dan Korea Selatan, juga dibuka melemah, menciptakan sentimen negatif yang merata.

· Isu Perubahan Metodologi Free Float MSCI: Rencana MSCI untuk mengubah cara menghitung free float (saham yang benar-benar tersedia untuk publik) membuat pasar khawatir bobot saham Indonesia di indeks MSCI menurun.

         => · Potensi Arus Modal Asing Keluar: Jika bobot berkurang, dana investasi global yang mengikuti indeks MSCI dapat menjual saham Indonesia. Kekhawatiran arus modal keluar ini memicu aksi jual preventif.

         => · Sentimen Menjelang Pengumuman Resmi: Pasar bergerak mengantisipasi sebelum pengumuman hasil konsultasi MSCI yang dijadwalkan paling lambat 30 Januari 2026.

Rincian Pergerakan Harian IHSG

Rabu, 21 Januari 2026

· Perubahan IHSG: Turun 1.36% ke level 9,010.33.

· Kondisi Pasar: Penurunan tajam dipimpin oleh sektor industri (-6.33%) dan properti (-3.44%). Aksi jual asing terlihat pada saham-saham blue chip.

Kamis, 22 Januari 2026

· Perubahan IHSG: Turun lagi 0.20% ke level 8,992.18.

· Kondisi Pasar: Meski sempat menguat di awal sesi, tekanan jual berlanjut. Sektor energi (-1.86%) dan teknologi (-1.70%) menjadi yang tertekan.

Jumat, 23 Januari 2026 tren koreksi berlanjut hingga – 0.46% ke level 8,951.01

Proyeksi dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Diproyeksikan IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek, dengan area support kunci di kisaran 8,525/7,937/7,226.

Faktor-faktor yang perlu dipantau ke depan meliputi:

· Sentimen Global: Perkembangan kebijakan perdagangan AS dan pergerakan pasar keuangan global.

· Kinerja Emiten: Laporan kinerja perusahaan (laporan keuangan) yang dapat memulihkan kepercayaan.

· Kebijakan Moneter Domestik: Komunikasi dan langkah Bank Indonesia terkait stabilitas nilai tukar Rupiah.

Sebagai investor/trader, penting untuk menyikapi koreksi ini sebagai bagian dari siklus pasar yang wajar, terutama setelah kenaikan yang signifikan. Fokus pada fundamental perusahaan dan diversifikasi portofolio dapat menjadi strategi yang baik di tengah volatilitas.

@sahamdaily

Disclaimer On: Tulisan ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan Investasi/Trading sepenuhnya ada di tangan pembaca. Saham Daily tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari Keputusan Investasi/Trading yang dilakukan oleh Pembaca.

Jika ingin berlangganan artikel karya Saham Daily edisi BULETIN dan CIRCULAR, klik link di bawah ini atau Whatsapp ke 085737186163

Langganan Saham Daily Services: Buletin, Circular, Database & Info Saham Terkini

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *